Home | Visi | Misi | Profile | Agenda | Artikel | Tema Ceramah | Contact Us 

                                                                   Ceramah Marital

                                   
Menumbuhkan Kasih Suami dan Istri.

Kasih Suami istri terdiri dari tiga dimensi: Intimacy, Passion, Commitment. Ada pasangan yang sudah menikah puluhan tahun tetap memiliki komitmen sebagai salah satu dimensi dari Kasih, tetapi ternyata sudah beberapa tahun terakhir ini sudah tidak ada passion satu sama lain, artinya tidak ada lagi keinginan untuk berhubungan seksual atau pun bersentuhan. Di sisi yang lain ada juga suami yang sangat intim/akrab dengan istrinya, istrinya berpikir suaminya adalah seorang yang baik, tapi rupanya suaminya sudah beberapa tahun ini tidak komit terhadap pernikahan: sudah memiliki passion terhadap wanita lain dan bahkan pelan-pelan sudah timbul komitmen untuk menikahinya. Ceramah ini akan mengungkap 3 dimensi Kasih Suami istri dan usaha-usaha untuk melestarikannya.


Romance In Marriage.

Tuhan kita adalah Tuhan yang romantis! Tidak percaya? Bacalah Kitab Kidung Agung. Manusia yang telah jatuh dalam dosa, telah kehilangan gambar dan rupa Allah yang sempurna, salah satu yang hilang adalah sifat romantis tersebut. Apakah romantisme hanya milik anak-anak muda yang berpacaran? Tidak. Tuhan menyediakannya bagi setiap pasang suami istri yang sudah menikah, bahkan Tuhan ingin kita terus memilikinya sampai maut memisahkan pasangan tersebut. Apa saja halangan-halangan sehingga pasangan suami istri kehilangan romantisme dalam pernikahan?


Menjadi Ayah dan Ibu: Sebuah transisi dalam Pernikahan.

Sebuah riset di Amerika menyatakan bahwa 1 dari 2 pernikahan mengalami penurunan kualitas pernikahan sejak anak pertama lahir. Sesungguhnya apa yang terjadi dengan kehadiran anak? Mengapa banyak suami merasa disisihkan istrinya karena kehadiran anak? Bagaimana kiat-kiat mengatasi permasalahan ini? Sehingga anak benar-benar menjadi berkat dalam keluarga dan suami istri tetap dapat menikmati keintiman?




 
 

7 Habits of The Blessed Family.

Setiap orang memiliki kebiasaan-kebiasaan yang sudah dibawa bahkan secara sadar atau tidak sadar terbentuk sejak kecil, kebiasaan ini sudah pasti dibawa masuk ke dalam pernikahan. Ada kebiasaan yang baik, ada kebiasaan yang buruk. Tetpi karena manusia sudah jatuh dalam dosa, diperkirakan 70% kebiasaannya adalah kebiasaan yang kurang baik. Setiap kebiasaan perlahan-lahan akan membentuk pola dan akhirnya membuat sistem kehidupan. Jikalau sistem hidup itu buruk akan menjebak kehidupan manusia, tetapi jikalau sistem itu baik akan membawa manusia kepada kepenuhan hidup di dalam Tuhan. Apa saja kebiasaan-kebiasaan dari keluarga yang diberkati Allah? Temukan jawabannya dalam ceramah ini.


True Intimacy.

Apa itu keintiman sejati? Apakah pergi berjalan-jalan berduaan dapat disebut sebagai keintiman yang sejati? Apakah nonton TV berdua berjam-jam adalah keintiman sejati? Mengapa banyak suami istri yang sudah menikah puluhan tahun bukan semakin intim tapi malah semakin dingin? Ceramah ini akan mengupas keintiman sejati suami istri yang sangat diperlukan bagi pernikahan seumur hidup.


My Husband / My Wife, My Best Friend.

Siapa teman sejati anda pada saat anda sudah menikah? Tetangga? Teman kantor? Teman di Mailing List? 1 Petrus 3:7b menyatakan: Hormatilah mereka (istri) sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang. Tuhan menciptakan institusi pernikahan agar manusia yang mengecap pernikahan memiliki teman sejati seumur hidup yaitu suami atau istrinya sendiri. Ceramah ini akan mengembalikan konsep dan komitmen kita untuk menjalani pahit getir dan sukacita kehidupan bersama dengan pasangan yang kita kasihi.

                                    



Copyright © 2004 Garam dan Terang bagi Keluarga (GnTbK), Inc. All rights reserved.